"Orang Baik"

Orang Baik
Hanya karena kita orang yang baik, belum tentu semua orang disekitar kita memperlakukan kita dengan baik. Adakalanya mereka penuh senyum di depan kita, tetapi ternyata paling pertama mencibir kita.

Hanya karena kita orang yang baik, belum tentu kita selalu mendapati cuaca yang baik. Adakalanya kita jenuh kegerahan di bawah terik matahari, tetapi di sisi lain penuh keluh saat hujan menghias hari.

Hanya karena kita orang yang baik, belum tentu kehidupan yang baik menyelubungi kita. Adakalanya kelayakan hidup memerintahkan kita untuk berbuat diluar kepantasan, menjadikan kita hanya boneka yang didikte penguasa. 

Hanya karena kita orang yang baik, belum tentu lingkungan yang baik mengitari kita. Adakalanya kita dipaksa beradaptasi dengan keadaan, menjadi pengekor gaya mayoritas. Kini kita tak lagi berpikir dengan hati, tetapi tergerus arus dominansi.

Hanya karena kita orang yang baik, belum tentu semua hal yang baik menghampiri kita. Sebab, predikat "orang baik" yang kita sandang mungkin hanya tampak luar, atau hanya sebuah anggapan, padahal kita tidak cukup baik untuk berkata saya baik-baik saja...

#Buka Mata, Buka Hati.

***
Share on Google Plus

About Nayla Dyayu

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.