Sapu-sapu Hati...


Di bawah langit yang menghitam, ketika sepertiga hari menyembunyikan matahari dalam diam...

Aku menemukan sebuah catatan yang menarik hati. Kubuka lembar demi lembar dan menemukan serangkaian tulisan penuh arti. Semoga bisa menginspirasi...

***

Catatan "MP" Pekan Pertama...

Kutemukan sebuah titik terang dari kegelisahan yang mendalam. Kegelisahan ini bersarang dari lapisan-lapisan kotor yang mengendap. Ah, harusnya aku mendengarkan instruksi itu lebih cepat. Sebuah suruhan yang menginginkan aku segera menyapu.

Kala hati itu diliputi puluhan penyakit, maka sudah seharusnya kugunakan sapu anti penyakit. Kusapu sisi-sisi yang berisi dengki, iri, dendam, angkuh, dan berbagai hal lain yang ternyata tak hanya membuat batinku sakit, tetapi juga membuat orang lain tersakiti. Kusapu dengan istighfar berkali-kali. Astaghfirullah hal 'adzim...

Tak cukup sampai disitu. Kegelisahan karena noda-noda hati ini telah menutupi rasa tentram dan kenyamanan. Kembali kusapu setiap sudut dengan dzikir agar ruang ini segera bersih. Lafadz tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir memenuhi lingkup hati yang perlahan membuatnya damai, damai, dan damai.

Malamnya, kembali aku menyapu sang hati dengan taubat yang panjang berharap hati yang telah mengeras kembali mencair, tunduk dan luruh bersama ketakutan kepada Allah SWT. Kusertakan dalam rangkaian sujud panjang. Kutunaikan sholat taubat, sholat hajat, dan sholat tahajud silih berganti. Kututup dengan witir dengan harapan semua getir segera berlalu.

Paginya, aku terbangun dalam subuh syahdu. Sebelum mengawali hari lebih lanjut, kembali aku menyapu hati dengan bersyukur. Rasa syukur ini semoga dapat mengalahkan segala rasa kesedihan, kekurangan, kesombongan dan kegalauan.

***

Beristighfarlah...
Berdzikirlah...

Bertaubatlah...
Bersyukurlah...

(Terimakasih catatannya, MP...)

**^_^**


Share on Google Plus

About Nayla Dyayu

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. Merenung, dan Introspeksi diri memang sebaiknya di lakukan secara konsisten agar kita sentiasa berjaLan sesuai koridor..

    Salam blogger :)

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.