Ajari Aku Membaca Arah..


Cinta menemukanku meringkuk lemah di kekalutan malam, di sudut-sudut langit hitam yang menunjukkan kebisuan. Aku terjaga lebih lama untuk ukirkan sebuah asa, dimana penantian menjadi kunci bahwa waktu tak kan berdusta...

Cinta menemukanku terpana dalam bisikan angin malam, di batas-batas jembatan sunyi bertemankan hampa. Aku menutup lembaran hitam berharap temukan arah menuju cahaya. Di kedalaman hati aku berteriak meyakinkan bahwa aku tak sanggup untuk berselancar di dalam gelombang kekalutan ini. Rasa sakit yang ku pendam jadi jawaban bahwa aku telah kehilangan arah sejak lama. Lama, dan lama... Kenapa baru malam ini aku menyadarinya..?




Aku terpaku, diam.. Cinta membimbingku ke tengah-tengah pengabdian sebagai suatu jawaban. Itukah arah yang tepat..? Berlinang air mata ini ketika cinta meyakinku.. Aku tak mungkin bisa bertahan disana.. Bukankah kesalahan yang dulu karena aku merajutnya di arah yang salah?? Lalu kenapa aku harus kembali lagi ke peraduan itu...?


Tak henti desauan angin malam menyudutkan akan segala tindak salahku. Ku sibak tirai-tirai luka dan berharap bisa menemukan arah di balik tabir yang terkesima. Diri yang lemah mulai kepayahan mencari celah. Tak adakah yang bisa mengajariku membaca arah..?

 Cinta menemukanku meringkuk lemah di kekalutan malam..
Saat diri tak terarah pada kebenaran..


Beberapa kata dalam permohonanku malam itu,
Ajari Aku Membaca Arah..


*** 

Share on Google Plus

About Nayla Dyayu

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

3 komentar:

  1. Hmmm..... Postingnya pake effek tertentu hingga kompi sy gak bisa ngebaca atau memang kosong ya ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. He... Kesalahan teknis kak... :)

      Hapus
  2. Tahajjud tuk meminta petunjuk arah.. :)

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.